Rabu, 01 Juni 2016

Djoni Suyanto, Si Bapak yang Sukses Dari Tahu Bulat

Fenomena menarik ketika melihat penjual tahu bulat memakai mobil pick up serta diiringi suara rekaman yang unik. "Tahu bulat di goreng dadakan, lima ratusan" kira-kira begitulah suara penjual makanan yang sedang hitz di masyarakat. Sebut saja Djoni Suyanto, salah satu pedagang asal Kuningan.



Menurut Djoni Suyanto selain harganya yang sangat murah yakni Rp500 per buah, rasa tahu bulat yang gurih dan renyah menjadi alasan lain masyarakat membeli makanan ini. Djoni Suyanto mengatakan sebenarnya tahu yang dijual olehnya penjual lain seperti tahu yang umum dijual dipasar-pasar menggunakan kedelai sebagai bahan utama membuat tahu.

Djoni Suyanto berpetuah bahwa yang membuat gurih tahu ini adalah saat proses memasaknya. Tahu bulat harus digoreng dengan minyak panas. Selain itu minyak yang digunakan harus banyak sehingga bisa merendam tahu saat digoreng. "Kalau gorengnya kalau bisa sampe warnanya agak cokelat tua, biar garing," kata Djoni Suyanto saat dihubungi dirumahnya, rumahdjonisuyanto.

Bukan hanya itu bagi Djoni Suyanto kalimat "digoreng dadakan" pada suara rekaman penjual tahu bulat tidak hanya menjadi pajangan. Pasalnya, tahu yang dijual baru digoreng ketika ada orang yang memesan. Kalau tahu kan enaknya dimakan pas anget-angetnya. Nah makannya baru digoreng kalau ada pembeli, meski begitu pembeli tetap rela antri untuk mendapatkan tahu bulat goreng tersebut.